Rabu, 03 Oktober 2012

Konsep Diri


Istilah konsep diri dikembangkan oleh psikologi barat agar setiap orang mengenal dirinya. Seorang pemimpin yang baik yaitu seseorang yang kritis dan responsive terhadap lingkungan disekitarnya. Konsep diri ialah upaya mengenal dirinya untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang optimal dan bermanfaat. Oleh karena itu, untuk mengenal konsep diri kita harus membiasakan diri untuk meng-update isu yang terjadi. dalam sebuah ayat yang berbunyi, “laqod kholaqnal insana fi ahsanitaqwim” memiliki arti manusia harus meyakini bahwa diri kita adalah makhluk yang sempurna. Untuk meng-upgrade diri kita harus mengenal konsep diri yang meliputi nama dan tujuan hidup.
Terdapat beberapa aspek yang dapat mempengaruhi konsep diri yaitu maknawiyah ruhiyah, adda khiliyah berupa kekuatan dari diri yang tidak dapat terbendung oleh orang lain. Pembentukan konsep diri dapat dilakukan dengan mengikuti liqo atau mentoring. Adapun pebentukan konsep diri ala islam melalui faktor eksternal berupa omongan orang lain terhadap dirinya. Berpikir positif juga dapat menumbuhkan konsep diri.
Seseorang mempunyai karakter positif dan negatif, karakter tersebut dipengaruhi oleh pembentukan dari orang tuanya. Karakter yang diajarkan orang tua merupakan faktor yang akan tertanam dalam diri orang tersebut. Selain itu, apa yang kita lihat juga dapat membentuk konesp diri.
Semakin mengenal diri kita, banyak manfaat yang dapat kita ambil. Dengan meengenal diri, kita dapat mengetahui kapasitas diri. Sejauh mana kita dapat mengambil sebuah amanah atau risiko. Dengan mengenal diri, kita dapat memilih suatu keahlian atau profesi dengan tepat tanpa adanya keterpaksaan. Mengenal diri juga akan dapat lebih menghargai diri kita. Dengan mengenal diri kita dapat mengatur waktu dengan baik. Mengenal diri juga akan dapat mengurangi risiko untuk terkena depresi, dan banyak hal manfaat yang dapat diambil.

Tidak ada komentar: