Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2012

teruntuk kakaku

teruntuk kakaku yang tidak kenal kata lelah·

teruntuk kakaku yang tidak menerima kata excuse
teruntuk kakaku yang bersikap tegas namun berhati emas
teruntuk kakaku yang menginginkan aku sampai pada titik tertinggi

pancaran bulan membuat malam semakin indah
membuat hati semakin tenang
memunculkan semangat dan menumbuhkan harapan
harapan, untuk mewujdkan mimpi dari dunia imajinasi
bulan memang senantiasa bersinar di malam hari
tapi sinarnya berasal dari pancaran matahari
tanpa sinarnya, bulan hanyalah batu raksasa yang melayang
tanpa wujud yang tidak pernah orang akan melihatnya
dari sinar matahari lah ia memancarkan sinar indah

sang matahari tak pernah merasa menyesal karena telah memancarkan sinarnya untuk bulan
ia bangga  melihat bulan bersinar meberikan kehangatan pada manusia
ia bangga sinar yang ia berikan dapat dimanfaatkan oleh bulan

bulan, tanpa sinar matahari bukan menjadi sesuatu yang indah
terima kasih kakaku
selalu berusaha meberikan sinar terbaiknya




-selamat hari lahir untuk kakaku di rumah putih yang sedang menjalani masa profesinya, semoga selalu diberikan keberkahan dalam hidupnya dan nmenjadi matahari yang senantiasa memberikan sinarnya agar kami bisa bersinar, seperti matahari-

with love

hilmiyah tsabitah

Sabtu, 14 Januari 2012

sahabat

saat lalu terpijak raga ini
terbuai lamunan indah dalam angan
terus dan terlewat, hingga kulihat dirinya
semakin indah terasa
kagum dan rindu akan jasadnya
juga tingkah lucunya
berharap suatu saat dapat bersama
melebihi apapun yang harus dirasa

rasa ini mencuat dalam tahun yang lama
serasa yang dirasa juga merasa rasa yang sama
tapi urung terungkap
karna berbeda jalan kit sampai suatu waktu
kulihat, kuterka, kudiam
bahwa sia-sia kuingin itu semua
karna kini kudamba sesuatu

cinta untuk lelaki
bukanlah manis yang abadi
tapi, teringat dalam bayang
bahwa sahabat....
adalah indah tiada batas
kau senggang saat aku sibuk
kau heran saat aku paham
kau gerak saat aku diam
dari itu semua..
satu yang kuinginkan

tak boleh kubiarkan 
kau sedih saat aku senang
dan aku jatuh disaat kau bangun
kita bisa bersama
selalu bersama

jaga erat apa yang sudah kita miliki
karna rasa memilikilah
meyakinkan fana menjadi nyata

kita sahabat... sampai di syurga


puisi dari sahabatku: Hasna Ibadurrahmi- Teknologi pangan UNPAD