Tampilkan postingan dengan label tentang tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang tulisan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 November 2012

Sastra itu indah


Secara bahasa sastra merupakan tulisan yang indah. Sastra akan membuat seseorang menjadi pribadi yang berani dan bijaksana karena sebuah tulisan atau tulisan yang ddikomunikasikan (film) dapat menjadi suatu lahan dakwah. Sastra dapat memimpin karena dapat mempengaruhi pikiran dan sudut pandang seseorang. Sastra merupakan ekspresi diri, menuangkan semua ide dan gagasan. Sastra akan mengenal berbagai karakter tulisan.

Pertemuan pertama ini, mba Nila menjelaskan tentang resensi. Resensi merupakan ulasan ulang yang dilakukan seseorang pada suatu karya sastra. Tujuan dari pembuatan resensi ini adalah untuk mengenalkan atau menceritakan kepada masyarakat tentang isi suatu buku atau karya tulis. Resensi akan membuat masyarakat tahu apa isi buku tersebut secara umum sebelum mereka membelinya. Biasanya, resensi ditulis di surat kabar, katalog buku, artikel online, dan lain-lain.

Resensi dapat berisi identitas buku beserta data, deskripsi, rekomendasi, dan penilaian yang disertai pertimbangan baik buruk terhadap buku tersebut. Identitas buku meliputi judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, dan kota terbit disertai tahun. Jangan lupa, untuk identitas buku, cantumkan foto atau gambar cover buku yang diresensi. Deskripsi buku berisi gambaran secara umum isi buku tersebut seperti apa. Setiap bab diceritakan gambaran umumnya seperti apa. Jangan lupa, ceritakan pula gaya bahasa yang digunakan seperti apa. Setiap penulis memiliki gaya bahasa yang beragam.  Penilaian yang dilakukan pada resensi buku dapat berupa pendapat kita tentang buku tersebut, baik dari segi isi maupun gaya bahasa dan tulisan. Ide cerita pun dapat diberikan penilaian, apakah menarik atau tidak. Rekomendasi dapat diajukan apakah buku tersebut layak untuk dibaca oleh masyarakat atau tidak. Atau layak hanya untuk beberapa kalangan saja. Itu semua ditulis di berbagai rekomendasi. Sertakan alasan yang dengan bahasa persuasif dalam mengajukan rekomendasi.

Langkah yang dapat dilakukan dalam meresensi buku diantaranya; membaca buku yang menarik. Tentukan buku yang sekiranya jika dilihat dari judul sangat menarik. Langkah selanjutya, meringkas buku yang teloah dibaca. Tuliskan gambaran besar dari buku tersebut. Tahapan selanjutnya adalah menilai penulisan bahasa, gaya tulisan, ragam tulisan, dan sebagainya. Perhatikan baik-baik bahasa yang ditulis oleh penulis, apakah sudh baik dalam merangkai kata sehingga pembaca dapat mengerti atau tidak. Terakhir, tentukan baik buruknya suatu buku, dan merekomendasikan buku tersebut layak atau tidak untuk dibaca

Rabu, 03 Oktober 2012

Konsep Diri


Istilah konsep diri dikembangkan oleh psikologi barat agar setiap orang mengenal dirinya. Seorang pemimpin yang baik yaitu seseorang yang kritis dan responsive terhadap lingkungan disekitarnya. Konsep diri ialah upaya mengenal dirinya untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang optimal dan bermanfaat. Oleh karena itu, untuk mengenal konsep diri kita harus membiasakan diri untuk meng-update isu yang terjadi. dalam sebuah ayat yang berbunyi, “laqod kholaqnal insana fi ahsanitaqwim” memiliki arti manusia harus meyakini bahwa diri kita adalah makhluk yang sempurna. Untuk meng-upgrade diri kita harus mengenal konsep diri yang meliputi nama dan tujuan hidup.
Terdapat beberapa aspek yang dapat mempengaruhi konsep diri yaitu maknawiyah ruhiyah, adda khiliyah berupa kekuatan dari diri yang tidak dapat terbendung oleh orang lain. Pembentukan konsep diri dapat dilakukan dengan mengikuti liqo atau mentoring. Adapun pebentukan konsep diri ala islam melalui faktor eksternal berupa omongan orang lain terhadap dirinya. Berpikir positif juga dapat menumbuhkan konsep diri.
Seseorang mempunyai karakter positif dan negatif, karakter tersebut dipengaruhi oleh pembentukan dari orang tuanya. Karakter yang diajarkan orang tua merupakan faktor yang akan tertanam dalam diri orang tersebut. Selain itu, apa yang kita lihat juga dapat membentuk konesp diri.
Semakin mengenal diri kita, banyak manfaat yang dapat kita ambil. Dengan meengenal diri, kita dapat mengetahui kapasitas diri. Sejauh mana kita dapat mengambil sebuah amanah atau risiko. Dengan mengenal diri, kita dapat memilih suatu keahlian atau profesi dengan tepat tanpa adanya keterpaksaan. Mengenal diri juga akan dapat lebih menghargai diri kita. Dengan mengenal diri kita dapat mengatur waktu dengan baik. Mengenal diri juga akan dapat mengurangi risiko untuk terkena depresi, dan banyak hal manfaat yang dapat diambil.

Kamis, 27 September 2012

teruntuk kakaku

teruntuk kakaku yang tidak kenal kata lelah·

teruntuk kakaku yang tidak menerima kata excuse
teruntuk kakaku yang bersikap tegas namun berhati emas
teruntuk kakaku yang menginginkan aku sampai pada titik tertinggi

pancaran bulan membuat malam semakin indah
membuat hati semakin tenang
memunculkan semangat dan menumbuhkan harapan
harapan, untuk mewujdkan mimpi dari dunia imajinasi
bulan memang senantiasa bersinar di malam hari
tapi sinarnya berasal dari pancaran matahari
tanpa sinarnya, bulan hanyalah batu raksasa yang melayang
tanpa wujud yang tidak pernah orang akan melihatnya
dari sinar matahari lah ia memancarkan sinar indah

sang matahari tak pernah merasa menyesal karena telah memancarkan sinarnya untuk bulan
ia bangga  melihat bulan bersinar meberikan kehangatan pada manusia
ia bangga sinar yang ia berikan dapat dimanfaatkan oleh bulan

bulan, tanpa sinar matahari bukan menjadi sesuatu yang indah
terima kasih kakaku
selalu berusaha meberikan sinar terbaiknya




-selamat hari lahir untuk kakaku di rumah putih yang sedang menjalani masa profesinya, semoga selalu diberikan keberkahan dalam hidupnya dan nmenjadi matahari yang senantiasa memberikan sinarnya agar kami bisa bersinar, seperti matahari-

with love

hilmiyah tsabitah

Selasa, 25 September 2012

Bermain Game : Mengasah Kemampuan Otak

oleh: haifa mardhotillah


Bermain game. Bagi sebagian besar orang, bermain game ibarat sebuah candu. Seakan tak mengenal batasan usia, jenis kelamin, dan kemampuan ekonomi, game bisa menjadi kegiatan menyenangkan sekaligus pengisi waktu luang.
Game yang dimaksud adalah video game atau konsole yang bisa dimainkan dalam berbagai platform. Misalnya platform PlayStation, PC, XBOX, atau handheld seperti PSP, Gameboy, atau bahkan di ponsel.
Main game sebenarnya bermanfaat atau tidak? Kita sering mendengar efek efek negatif dari main game, seperti sekolah atau kerjaan terbengkalai, pelajaran tertinggal dan sebagainya. Lalu pertanyaannya muncul, apakah ada manfaat dari main game itu?
Di tengah perdebatan pengaruh buruk yang ditimbulkan dari game, ada juga yang melakukan penelitian tentang manfaat yang didapat oleh gamer dari sebuah video game.
Beberapa peneliti dari University of Rochester di New York, Amerika melakukan riset mengenai pengaruh positif dari bermain game. Dalam riset tersebut, para gamers usia antara 18 hingga 23 tahun dibagi menjadi dua kelompok.
Yang pertama, adalah gamer yang dilatih dengan game Medal of Honor (Sebuah game FPS yang cukup terkenal). Mereka main game ini satu jam tiap hari selama sepuluh hari berturut-turut. Hasil penelitian menyebutkan bahwa para pemain game ini memiliki fokus yang lebih terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya, jika dibandingkan dengan mereka-mereka yang jarang main game, apalagi yang tidak main sama sekali.
Dengan kata lain, game dapat membantu melatih orang-orang yang memiliki problem dalam berkonsentrasi. Karena proses belajar lewat main game ternyata cepat diserap seseorang. Gamer-gamer ini juga mampu menguasai beberapa hal dalam waktu yang sama atau multitasking.
Sementara itu, penelitian untuk kelompok kedua adalah kelompok gamer yang dilatih dengan Tetris. Tak seperti gamer medal of honor, gamer Tetris hanya berfokus pada satu hal pada satu waktu.
Menurut C. Shawn, kesimpulan dari test ini adalah mereka yang main Medal of Honor mengalami peningkatan dalam visual skill (penglihatan). Bermacam-macam tugas/quest yang terdapat dalam game action (misalnya mendeteksi musuh baru, melacak musuh, menghindari serangan, dll) dapat melatih berbagai aspek dari kemampuan visualisasi.
Para gamer Battle of Hasting (game perang antara Normandia dan Saxon di Hasting), di mana mereka berperan sebagai prajurit ataupun jendral dalam game tersebut, juga memberikan manfaat bagi para pemainnya. Penelitian menunjukkan bahwa Game ini membantu meningkatkan skill dalam bernegosiasi, mengambil keputusan, ataupun melakukan perencanaan, dan berpikir strategis.
Walaupun main game menjadi salah satu hiburan paling populer di dunia dan sudah dilakukan penelitian tentang dampak  positif dan negatifnya terhadap gamer, masih saja game sering kali diremehkan.
Untuk menyeimbangkan antara pro dan kontra terhadap game, selama lima belas tahun terakhir ini Mark Griffiths, profesor di Nottingham Trent University, Inggris melakukan riset. Hasilnya? Video game aman untuk sebagian besar gamer dan bermanfaat bagi kesehatan.
Menurut Griffiths, game dapat digunakan sebagai pengalih perhatian yang ampuh bagi yang sedang menjalani perawatan yang menimbulkan rasa sakit, misalnya kemoterapi. Dengan main game, rasa sakit dan pening mereka berkurang, tensi darahnya pun menurun, dibandingkan dengan mereka yang hanya istirahat setelah diterapi. Game juga baik untuk fisioterapi pada anak-anak yang mengalami cedera tangan.

Selain itu, bermain game ternyata bisa mengurangi kepikunan pada saat menjelang berumur.
“Bermain (videogame) bersama cucu sangat baik bagi para lansia. Sebab, kami tahu bahwa interaksi sosial mampu meningkatkan kemampuan daya pikir para manula,” kata peneliti yang juga profesor psikologi dari University of Illinois, Amerika Serikat, Dr Arthur F. Kramer.
Dalam penelitian yang dilansir jurnal Psychology and Aging edisi Desember disebutkan, studi itu melibatkan 40 lansia sehat dengan range usia antara 60-70 tahun. Awalnya, para partisipan mengikuti beberapa variasi tes mental. Riset tersebut menunjukkan manula yang bermain videogame dengan strategi berat bisa meningkatkan skor mereka berdasarkan jumlah ujicoba daya ingat.
Riset mencakup 49 manula yang secara acak ditugasi untuk main videogame, dan kelompok yang tidak ditugasi main game selama lebih dari sebulan. Kelompok main game menghabiskan waktu 23 jam untuk terlibat dalam “Rise of Nations, video game dimana para pemain berkeinginan mencapai dominasi dunia. Menguasai dunia membutuhkan setumpuk tugas berat termasuk strategi militer, membangun kota-kota, mengelola ekonomi dan memberi makan rakyat.
Ketika penelitian berakhir, kemampuan mental mereka kembali diuji. Jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memainkan video game, pemain Rise of Nations menunjukkan peningkatan yang lebih besar soal cara kerja otak, ingatan jangka pendek, daya nalar, dan kemampuan berganti tugas.
Dengan kata lain, bermain game dapat memberikan banyak manfaat. Manfaat ini tidak hanya bisa dirasakan oleh kaum muda, tapi juga bisa dirasakan oleh kaum lansia. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh seperti meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kemampuan visualisasi, meningkatkan daya ingat, mengasah berpikir secara logis dan strategis, melatih kemampuan motorik , serta melatih otak dalam hal mengambil keputusan dan melakukan perencanaan. Selain itu, video game juga aman untuk sebagian besar gamer dan bermanfaat bagi kesehatan.
Walaupun bermain game aman dan bermanfaat, kita tetap harus memperhatikan waktu dalam bermain game. Jika terlalu lama bermain game tanpa henti, hal itu bisa membuat kita lalai terhadap tugas yang harus diselesaikan dalam dunia nyata. Serta menurunkan kualitas mata dalam melihat.

Selasa, 18 September 2012

opini: Berharap dari sang ibu kota


Jakarta, mendengar namanya bagi sebagian kaum urban memang cukup familiar. Betapa tidak, kota yang setiap tahunnya diserbu masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia memiliki pesona yang tidak ada tandingannya. Tahun 2012 ini, data menyebutkan kenaikan jumlah penduduk pasca lebaran sebesar 7% atau sekitar empat belas juta jiwa mencoba mengadu nasib pada ibu kota.
Ibu kota, kebanyakan di seluruh dunia memang merupakan suatu wilayah yang memiliki roda perekonomian paling banyak di daerah lain. Betapa tidak, ibu kota merupakan pusat dari investasi banyak pihak pengusaha dalam dan luar negeri. Selain itu, ibu kota merupakan tempat yang keadaanya tidak akan terbelakang. Alasan-alasan itulah yang oleh sebagian masyarakat menjadi latar belakang mereka ingin mengadu nasib di Jakarta. Banyak harapan yang mereka bawa dari daerah untuk diwujudkan di ibu kota.
Jika diibaratkan seperti seorang anak dengan ibunya, maka sang anak cenderung akan merasa lebih nyaman dan semua permintaannya akan segera tercapai jika ia dekat dengan sang ibu. Begitulah masyarakat Indonesia khususnya para urban. Mereka menganggap dengan datang ke Jakarta akan lebih mudah mendapatkan apa yang ia inginkan apabila dekat dengan ibu kota, Jakarta. Dengan demikian, harapan untuk hidup sejahtera sepenuhnya mereka gantungkan pada ibu kota Indonesia, Jakarta. Harapan itu menjadi semakin besar ketika sanak saudara mereka telah mencicipi kasih sayang ibu kota.
Ibu kota memang sangat cantik penampilannya dan memang dari sebagian sudut menjadi superior dalam berbagai hal dibandingkan daerah lain. Tak heran, bagi kaum urban harapan akan nasibnya terhadap ibu kota sangat besar. Berbekal informasi dari media dan sanak saudara mereka tak ragu menginjakkan kaki di Ibu Kota, Jakarta. Semoga harapan besar yang telah mereka rajut dapat segera diwujudkan di Ibu Kota, bukan sebuah fatamorgana.

Jumat, 30 Desember 2011

Pendidikan Seks (6)



Kesimpulan
 Seks bebas merupakan kegiatan berhubungan antara beda jenis kelamin yang dapat berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan pada anak dan calon orang tua. Selain itu, seks bebas juga akan berdampak pada kesehatan reproduksi. Beberapa gangguan yang terjadi pada pria maupun wanita disebakan oleh infeksi virus atau bakteri. Seks bebas juga diatur dalam Al-Qur’an dan hadits, sehingga bagi yang melanggarnya akan dikenakan aturan yang brlaku. Dari beberapa uraian di atas dapat disimpulakan bahwa pendidikan seks bebas perlu dimasukkan dalam mata pelajaran agar tidak menambah angka pergaulan yang berujung seks bebas. Aturan seks bebas pun diatur dalam Al-Quran, salah satunya adalah QS. Annur:30.

Saran
Seiring dengan perkembangan arus globalisasi, maka akan banyak prilaku yang serba bebas. Untuk itu, pemerintah yang mempunyai kewenangan dalam mengatur masyarakatnya dapat menyisipkan pendidikan seks pada pendidikan formal maupun penyuluhan. Selain itu, perlu diterapkan upaya pencegahan seks bebas agar tercipta lingkungan yang bermartabat. 

Pendidikan Seks (5)


Ayat-ayat Al-Qur’an berrkenaan dengan pendidikan seks

Ada beberapa ayat dan hadits berkenaan dengan pendidikan seks, diantaranya:
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An Nurr 30)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Tiada seorang Muslim yang melihat wanita lalu dia memejamkan matanya, melainkan Allah s.w.t. akan memberi pada rasa lazat beribadat dihatinya” (Riwayat Ahmad & Al-Tabrani)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Jika seorang berzina maka keluarlah iman daripadanya bagaikan payung diatas kepalanya dan bila menghentikannya maka kembalilah iman kepadanya” (Riwayat Abu Daud, Al-Baihaqi & Al-Tarmizi)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Tiada dosa yang lebih besar disisi Allah s.w.t. sesudah syurik daripada titisan mani yang diletakkan didalam rahim yang haram baginya” (Riwayat Ibn Abid Dunya)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Sesungguhnya yang berzina atau minum khamar maka terlepaslah iman daripadanya sebagaimana orang melepaskan gamis (baju) dari kepalanya” (Riwayat Al-Hakim)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Sesungguhnya tujuh petala langit dan bumi sama mengutuk orang yang selalu berzina dan bau kemaluan pelacur didalam neraka dapat mengganggu ahli neraka lainnya kerana sangar busuk” (Riwayat Al-Bazzar)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Bila tertusuk seorang dengan jarum kecil atau jarum besar dari besi, maka baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (Riwayat Al-Tabrani dari Ma’qil bin Yasar r.a.)
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS AL Israa’:32) 

pendidikan seks (4)


Pendidikan seks
Perdebatan tentang pendidikan seks di sekolah seakan tak habis dibicarakan. Kelompok yang pro menganggap pendidikan seks itu perlu untuk mencegah prilaku seks menyimpang. Kalangan yang menentang pendidikan seks beralasan justru pendidikan seks akan membuat anak yang tidak tahu tentang seks akan menyalah gunakan apa yang diketahuinya.

Dunia pendidikan terkejut dengan hasil penelitian Iip Wijayanto yang menyimpulkan bahwa 97% mahasiswi di sebuah kota pendidikan tidak perawan. Sekali pun kita meragukan validitas atau tepatnya angka prosentase yang dihasilkan, tetapi hal ini cukup membuktikan bahwa seks telah disalahgunakan justru oleh orang berpendidikan.  Kasus kehamilan yang tak diinginkan yang terjadi sampai 30% pada remaja, 70% pada PUS (Pasangan Usia Subur) yang mengalami kegagalan kontrasepsi. Masalah pergaulan bebas yang menjerumus kearah seks perlu di antisipasi dunia pendidikan. Dengan perkembangan dunia informasi yang semakin pesat, semua sepakat bahwa pendidikan seks perlu di sekolah.

Pendidikan seks menurut tokoh pendidikan Nasional Arif rahman Hakim adalah perlakuan proses sadar dan sistematis di sekolah, keluarga dan masyarakat untuk menyampaikan proses perkelaminan menuarut agama dan yang sudah ditetapkan oleh masyarakat. Dengan demkian pendidikan ini bbukanlah pendidikan tentang how to do (bagaimana melakukan hubungan seks), atau tentang hubungan seks aman, tidak hamil dan lain sebagainya, tetapi intinya pendidikan seks di berikan sebagai upaya preventif dalam kerangka moralitas agama. Ia tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama, jika tidak maka apa yang dikhawatirkan kelompok anti pendidikan seks akan terjadi. Ketika seks terlepas dari kerangka moral agama, maka kebobrokan moral kaum terpelajar justru akan semakin mewabah, sebagaimana yang di tenggarai Iip Wijayanto.

Dalam perspektif pendidikan agama (dalam hal ini; Islam), pendidikan seks dibahas dalam materi pelajaran fikih yang meliputi tentang reproduksi dan tanggung jawab agama bagi seseorang yang telah mengalami kematangan reproduksi seksualnya (baligh). Dengan mengacu fikih, maka penulis mengusulkan agar ruang lingkup kurikulum pendidikan seks antara lain: Penciptaan manusia oleh Allah (proses kejadian manusia mulai dari pembuahan), perkembangan laki- laki dan perempuan (secara fisik dan psikis), perilaku kekelaminan, dan kesehatan seksual. Rancangan ini juga penilaian kebutuhan (need assessment, evaluasi, implementasi, sosialisasi dan membuat disain kurikulum dan pengembangannya).
Di samping kurikulum yang juga harus dipersiapkan adalah guru pengajarnya. Jangan sampai pendidikan seks yang bertujuan sebagai tindakan preventif malah menjadi ajang pembahasan seks secara vulgar dan di luar konteks kependidikan. Sedangkan informasi yang dapat diberikan mencakup: tentang masalah reproduksi, proses kelahiran, KB, perilaku menyimpang, kejahatan seks, perlindungan hukum.

Ada dua kemungkinan kurikulum pendidikan seks: berdiri sendiri atau terkait dengan mata pelajaran lain. Pendidikan seks di sekolah diintegrasikan dalam mata pelajaran: agama, olahraga, biologi (misalnya anatomi), sosiologi, antropologi, dan bimbingan karier.
Untuk mendukung kurikulum pendiidikan seks di sekolah maka kegiatan di luar sekolah juga perlu mendukungnya. Pendidikan seks dalam kegiatan OSIS dapat dicakup dalam program Keputrian, Keputraan, Pesantren Kilat, Retreat, dsb. Juga kegiatan POMG dalam bentuk seminar dan diskusi yang mengundang orangtua murid dan para ahli, bila perlu seksolog dan agamawan.

Namun demikian tenggung jawab keberhasilan pendidikan seks bukanlah semata-mata di tentukan oleh kurikulum sekolah, tetapi juga peran keluarga, masyarakat dan pemerintah. Sekolah mempunyai keterbatasan waktu dan pengawasan. Maka bimbingan keluarga dan kontrol dari masyarakat, dimana anak lebih banyak menghabiskan waktunya, mempunyai peranan lebih besar bagi terciptanya generasi yang berilmu sekaligus bermoral.

pencegahan seks bebas
Pada akhirnya perlu diperhatikan bahwa usahakan melaksanakan pendidikan seksual perlu diulang-ulang (repetitif) selain itu juga perlu untuk mengetahui seberapa jauh sesuatu pengertian baru dapat diserap oleh anak, juga perlu untuk mengingatkan dan memperkuat(reinforcement) apa yang telah diketahui agar benar- benar menjadi bagian dari pengetahuannya.

1) Pencegahan Menurut Agama
Iman, merupakan rem paling pakem dalam berpacaran. Justru penilaian kepribadian pasangan dapat dinilai saat berpacaran. Mereka yang menuntut hal-hal yang melanggar norma-norma yang dianut, tentunya tidak dapat diharapkan menjadi pasangan yang baik. Seandainya iapun menjadi suami atau istri kelak tentunya keinginan untuk melanggar norma-norma pun selalu ada. Untuk itu, "Say Good Bye" sajalah...! Masih banyak kok pria dan wanita yang mempunyai iman dan moral yang baik yang kelak dapat membantu keluarga bahagia.
Pengetahuan agama remaja dalam penelitian dibatasi pada pengetahuan agama yang berhubungan dengan pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan hubungan seks di luar nikah. Mayoritas responden tidak menyetujui penyalahgunaan narkoba dan mengadakan seks di luar nikah.

Pengetahuan Agama Remaja Pencegahan menurut agama antara lain :
1.       Memisahkan tempat tidur anak.
2.       Meminta izin ketika memasuki kamar tidur orang tua.
3.       Mengajarkan adab memandang lawan jenis.
4.       Larangan menyebarkan rahasia suami-istri.
2) Pencegahan Seks Bebas dalam Keluarga
Faktor keluarga sangat menentukan dalam masalah pendidikan seks sehingga prilaku seks bebas dapat dihindari. Waktu pemberian materi pendidikan seks dimulai pada saat anak sadar mulai seks. Bahkan bila seorang bayi mulai dapat diberikan pendidikan seks, agar ia mulai dapat memberikan mana cirri-laki-laki dan mana ciri perempuan. Bisa juga diberikan saat anak mulai bertanya-tanya pada orang tuanya tentang bagaimana bayi lahir. Peran orang tua sangat penting untuk memberikan pendidikan seks pada usia dini.
Menurut Afief Rahman, pendidikan seks sebaiknya dimulai dari kandungan. Pembacaan ayat-ayat suci dari Kitab Suci sangat penting. Hal ini ditujukan agar anak yang dikandung mendapatkan keberkahan dari Sang pencipta seperti diketahui, identitas seks manusia sudah dimulai sejak di dalam kandungan, sehingga memang sepantasnya pendidikan seks dimulai pada fase tersebut.
Pencegahan seks bebas dalam keluarga antara lain.
  • Keluarga harus mengerti tentang permasalahan seks, sebelum menjelaskan kepada anak-anak mereka.
  • Seorang ayah mengarahkan anak laki-laki, dan seorang ibu mengarahkan anak perempuan dalam menjelaskan masalah seks.
  • Jangan menjelaskan masalah seks kepada anak laki-laki dan perempuan di ruang yang sama.
  •  Hindari hal-hal yang berbau porno saat menjelaskan masalah seks, gunakan kata-kata yang sopan.
  •  Meyakinkan kepada anak-anak bahnwa teman-teman mereka adalah teman yang baik.
  •  Memberikan perhatian kemampuan anak di bidang olahraga dan menyibukkan mereka dengan berbagai aktivitas.
  •  Tanamkan etika memelihara diri dari perbuatan-perbuatan maksiat karena itu merupakan sesuata yang paling berharga.
  •  Membangun sikap saling percaya antara orang tua dan anak

Pendidikan Seks (3)


Bahaya seks bebas
Terjadinya seks bebas tidak hanya berdampak pada kondisi psikologi si bayi dan orang tua. Seks bebas juga dikatakan berbahaya karena dapat menyebabkan penyakit dan dari sudut pandang islam, terdapat hukum-hukum yang berlaku.
  •         Hukum-hukum dalam islam

pada Firman Allah dalam Al Qur’an menjelaskan, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. “(QS AL Israa’:32)

Dari firman Allah diatas sudah dapat kita pahami bahwa jangan sampai kita mendekati zina. kata “mendekati” para ulama mengartikan bahwa hal-hal yang dapat mendekatkan kita ke zina adalah seperti memandang lawan jenis yang bukan muhrim, berpacaran, bergaul dengan lawan jenis yang bukan muhrim,berdua-duan dengan lawan jenis ditempat sunyi, dan lain-lain yang bisa mendekatkan ke zina. Maka Allah SWT menyuruh setiap kita untuk menundukan atau menjaga pandangan kita jika terlihat lawan jenis yang bukan muhrim kita.
Inilah pedoman pergaulan antara laki-laki dan wanita yang bukan “mahram”: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An Nurr 30)

Sabdaan baginda SAW tentang zina dikisahkan ada seorang pemuda yang suka berzina mendatangi rasulullah. Rasulullah tidak memarahi anak muda tersebut. Rasulullah meletakan tangannya yang mulia ke data anak mudah tersebut dan bersabda, “Sukakah kamu jika ibumu dizinahi”, jawab anakmuda itu “Tidak”. Kemudian Rasulullah bersabda lagi, “Sukakah kamu jika istrimu dizinahi”, jawab anakmuda itu “Tidak”. Kemudian Rasulullah bersabda lagi,”Sukakah kamu jika saudara perempuanmu dizinahi”, jawab anakmuda itu “Tidak”. Kemudian Rasulullah bersabda lagi, “Sukakah kamu jika ianak perempuanmu dizinahi”, jawab anakmuda itu “Tidak”. Kemudian Rasulullah berdoa,” Ya Allah hindarkanlah anak muda ini dari zina”. Sejak peristiwa itu perkara yang paling dibenci anak mudah itu adalah zina.

Dari hadist di atas dapat diketahui bahwa balasan zinah di dunia adalah terhadap empat orang yang kita sayangi.
·         Jika kita punya ibu maka ibu kita akan dizinahi orang
·         Jika kita punya istri maka istri kita akan dizinahi orang
·         Jika kita punya anak perempuan, anak perempuan kita juga dizinahi orang.
·      Jika kita punya saudara kandung perempuan (kakak/adik perempuan) juga akan dizinahi orang

Hukuman menurut syariat Islam adalah untuk remaja dan orang yang belum menikah dihukum cambuk 80x atau 100x dan untuk orang yang sudah menikah jika berzina hukumannya dilempari batu sampai mati. Dan di neraka kelak akan di sogok menggunakan besi panas yang membara melalui kemaluannya sampai tembus ke ubun-ubunnya.

  •     Penyakit kelamin

Selain mendapat siksa di neraka, seks bebas juga dapat menimbulkan penyakita kelamin atau gangguan pada sistem reproduksi yang dapat menyerang pria maupun wanita. Penyakit kelamin tersebut dapat terjadi karena hubungan seks yang tidak sehat dan sering gonta-ganti pasangan sehingga terjadi penyebaran dan iritasi virus atau bakteri. Berikut adalah beberapa contoh penyakit kelamin pada wanita maupun pria;
o   Kanker vagina: kemungkinan terjadi karena iritasi yang disebakan oleh virus.


o   Infeksi vagina: keputihan berlebih dan gatal-gatal karena hubungan kelamin dengan pria yang terinfeksi jamur atau bakteri.
o   Kanker serviks: keadaan dimana sel-sel abnormal tumbuh di seluruh lapisan epitel serviks.

o   Urethritis: peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil yang disebabkan oleh chlamydia, trachomatis, ureplasma urealyticum, atau virus herpes.

o   Prostatitis: peradangan prostat karena bakteri E.Coli
o   Epididymitis: infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pria karena E.Coli dan chlamydia
o   orkitis: peradangan pada testis yang disebabkan oleh virus parotitis yang menyebabkan inferilitas khususnya pada pria dewasa.
o   AIDS: disebabkan oleh virus human immunodeficiencyvirus yang menyerang sel darah putih sehingga menyebabkan kekebalan tubuh menurun.

sumber:
  1. http://3.bp.blogspot.com/_OS VoVcNQc/SWRw3BuwdKI/AAAAAAAAABA/kab96XaPNPc/s400/kanker+vagina.png
  2. http://usadhaxamthone.com/wp-content/uploads/2011/12/kankerserviks.jpg



Pendidikan Seks (2)


Dampak seks Bebas

Apa yang perlu diketahu remaja tentang kehamilan yang tidak diinginkan?
Kehamilan yang tidak diinginkan adalah suatu kehamilan yang karena suatu sebab maka keberadaanya tidak diinginkan oleh salah satu atau kedua calon orang tua bayi tersebut. Kehamilan yang tidak diinginkan disebabkan oleh faktor, salah satunya adalah karena kurangnya pengetahuan yang lengkap dan benar mengenai proses terjadinya kehamilan dan metode-metode pencegahan kehamilan. Kehamilan yang tidak diinginkan terjadi diantaranya akibat terjadinya pemerkosaan dan kegagalan alat kontrasepsi. Selain itu, seks bebas memilki beberapa kerugian diantaranya;

Remaja atau calon ibu merasa tidak ingin dan tidak siap untuk hamil maka ia bisa saja tidak mengurus dengan baik masa kehamilannya.

Sulit mengharapkan adanya perasaan kasih sayang yang tulus dan kuat dari ibu yang  tidak menginginkan kehadirannya anaknya, mungkin masa depan anak tersebut bisa  saja terlantar.

Mengakhiri kehamilannya atau sering disebut dengan aborsi.  Di Indonesia aborsi dikategorikan sebagai tindakan ilegal atau melawan hukum. Karena tindakan aborsi adalah ilegal maka sering dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak aman. Aborsi tidak aman dan berkontribusi kepada kematian dan kesakitan ibu.

Pendidikan Seks (1)


Pendahuluan
Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batasan usia remaja berbeda-beda sesuai dengan sosial budaya setempat.Menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) batasan usia remaja adalah 12 sampai 24 tahun. Sedangkan dari segi program pelayanan, definisi remaja yang digunakan oleh Departemen Kesehatan adalah mereka yang berusia 10 sampai 19 tahun dan belum kawin.Sementara itu, menurut BKKBN (Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak Reproduksi) batasan usia remaja adalah 10 sampai 21 tahun.

Kapan usia ideal untuk hamil dan melahirkan ?
Menurut BKKBN usia untuk hamil dan melahirkan adalah 20 sampai 30 tahun, lebih atau kurang dari usia tersebut adalah berisiko. Kesiapan seorang perempuan untuk hamil dan melahirkan atau mempunyai anak ditentukan oleh kesiapan dalam tiga hal, yaitu kesiapan fisik, kesiapan mental/ emosi/psikologis dan kesiapan sosial/ekonomi. Secara umum, seorang perempuan dikatakan siap secara fisik jika telah menyelesaikan pertumbuhan tubuhnya (ketika tubuhnya berhenti tumbuh), yaitu sekitar usia 20 tahun. Sehingga usia 20 tahun bisa dijadikan pedoman kesiapan fisik. Apa yang terjadi jika remaja menikah/hamil pada usia sangat muda (di bawah 20 tahun)?

Remaja dimungkinkan untuk menikah pada usia dibawah 20 tahun sesuai dengan Undang-undang Perkawinan No. I tahun 1979 bahwa usia minimal menikah bagi perempuan adalah 16 tahun dan bagi laki-laki 18 tahun. Tetapi perlu diingat beberapa hal sebagai berikut:

Ibu muda pada waktu hamil kurang memperhatikan kehamilannya termasuk kontrol kehamilan. Ini berdampak pada meningkatnya berbagai risiko kehamilan.

Ibu muda pada waktu hamil sering mengalami ketidakteraturan tekanan darah yang dapat berdampak pada keracunan kehamilan serta kekejangan yang berakibat pada kematian yang menyebabkan tingginya angka kematian ibu.

Penelitian juga memperlihatkan bahwa kehamilan usia muda (dibawah 20 tahun) sering kali berkaitan dengan munculnya kanker Rahim. Ini erat kaitannya dengan belum sempurnanya perkembangan dinding Rahim.
Seks bebas sudah merajalela, bukan saja remaja,dewasa dan orang tua sudah kecanduan seks bebas. Bukti-bukti sudah banyak. Dan Allah sudah menampakannya di depan mata kita dengan beredarnya video ‘mesum’ mereka. Bagi para dewasa yang mapan dan tidak mau terikat dengan ikatan pernikahan juga menjalani seks bebas. Orang tua juga demikian yang sudah punya istri juga selingkuh.

Kamis, 29 Desember 2011

Lomba Esai dan Cerpen Online se-Indonesia Jilid II, 2012



Setelah sukses menyelenggarakan Lomba Esai dan Cerpen Online se-Indonesia Jilid I, kini Bina Penulis Muda Indonesia (BPMI) bekerja sama dengan Gema Pemuda Nusantara (Gedanus) kembali mengadakan Lomba Esai dan Cerpen Online se-Indonesia Jilid II. Lomba kali ini diselenggarakan untuk menyemarakkan kedatangan Tahun Baru 2012 dan sebagai sarana Pemuda-Pemudi Indonesia untuk menyalurkan semangat Tahun Baru melalui Esai maupun Cerpen.
Tema Besar LECO Jilid II adalah:
““KKaarryyaa PPeemmuuddaa uunnttuukk MMaassaa DDeeppaann””..
Topik pilihan: Resolusi Pemuda Tahun 2012; Cita dan Cinta Tahun Baru; Pemuda Indonesia Masa Depan; dan topik lain yang sesuai dengan tema.
Hadiah untuk masing-masing kategori Esai dan Cerpen:
Juara I : Rp. 3.500.000,- + Sertifikat Juara I
Juara II : Rp. 2.500.000,- + Sertifikat Juara II
Juara III : Rp. 1.500.000,- + Sertifikat Juara III
Bagi 5 karya terbaik mendapatkan: Rp.150.000,- + Sertifikat Karya Terbaik
SYARAT DAN KETENTUAN:
  1. Peserta Lomba Peserta adalah Pelajar dan Mahasiswa setara S0 – S1 Aktif, baik WNI maupun WNA, dan dibuktikan dengan foto/scan Kartu Pelajar atau Kartu Mahasiswa.
  2. Panitia LECO Jilid II, anggota BPMI dan Gedanus, wartawan, ataupun penulis buku profesional TIDAK DIPERKENANKAN mengikuti lomba ini.
  3. Esai ditulis secara perseorangan.
  4. Melakukan pembayaran pendaftaran lomba sebesar Rp. 30.000,-/karya ke bendahara LECO Jilid II:
Bank : BNI KCP Darmaga Bogor
Nomor Rekening : 0157158253
a/n : Sdri. Farida Ayu Brilyanti
No. Hp : 0853.1234.2559
Pada slip setoran bank dicantumkan “Pembayaran LECO Jilid II”
  • Ketentuan Penulisan Esai dan Cerpen merupakan hasil karya orisinil, belum pernah dipubilkasikan di media manapun, dan belum pernah diikutkan lomba sejenis.
  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta berkaitan dengan tema besar.
  • Pemenang lomba akan dihubungi langsung melalui telepon dan email resmi dari panitia.
  • Karya yang diserahkan menjadi hak milik panitia namun hak cipta tetap milik peserta.
  • Peserta dapat mengikuti kategori Esai, Cerpen, maupun keduanya dengan masing-masing maksimal hanya satu karya.
  • Peserta dapat mengirimkan karyanya hingga tanggal 8 Januari 2012
  • Penjurian akan dilakukan pada tanggal 9 hingga 15 Januari 2012 oleh Tim Dewan Juri dari Bina Penulis Muda Indonesia, Gema Pemuda Nusantara, Atikah Pitriyah (Juara I Esai LECO Jilid I dari Sukabumi), serta Puji Sukma Astuti (Juara I Cerpen LECO Jilid I dari Pekalongan).
  • Pengumuman pemenang akan diumumkan di situs resmi pada tanggal 16 dan 17 Januari 2012
  • Peserta dilarang melakukan kolusi dengan tim dewan juri.
  • Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Ketentuan lain akan di tetapkan oleh pihak panitia LECO Jilid II sesuai dengan kebutuhan.
  • Memakai aturan penulisan:
* Ukuran kertas A4
* Batas kiri, atas, kanan, dan bawah 2,5 cm
* Jenis huruf Times New Roman, ukuran 12 pt
* Spasi ganda (double)
* Banyak karakter 6.000 – 10.000 dengan spasi. Sertakan Biodata yang mencakup:
* Nama,
* Alamat Lengkap (untuk mengirim sertifikat bagi pemenang),
* Asal Sekolah/Kampus,
* Nomor Telepon/HP yang dapat dihubungi,
* E-mail yang aktif,
* Nomor rekening pribadi atau wali
* Pernyataan bahwa karya yang di buat merupakan karya orisinil, belum pernah dimuat di media apapun, dan belum pernah diikutkan lomba sejenis.
* foto/scan Kartu Pelajar atau Kartu Mahasiswa; serta
* foto/scan bukti pembayaran. Kirim Esai dan Cerpen dengan cara melampirkan Dokumen MS. Word ke email panitialeco@gmail.com dengan subyek email:
ESAI_NAMA LENGKAP_ DAERAH ASAL untuk kategori Esai
CERPEN_NAMA LENGKAP_ DAERAH ASAL untuk kategori Cerpen
  • Ketentuan Lomba Pemenang lomba akan dihubungi langsung melalui telepon dan email resmi dari panitia.
  • Karya yang diserahkan menjadi hak milik panitia namun hak cipta tetap milik peserta.
  • Peserta dapat mengikuti kategori Esai, Cerpen, maupun keduanya dengan masing-masing maksimal hanya satu karya.
  • Peserta dapat mengirimkan karyanya hingga tanggal 8 Januari 2012
  • Penjurian akan dilakukan pada tanggal 9 hingga 15 Januari 2012 oleh Tim Dewan Juri dari Bina Penulis Muda Indonesia, Gema Pemuda Nusantara, Atikah Pitriyah (Juara I Esai LECO Jilid I dari Sukabumi), serta Puji Sukma Astuti (Juara I Cerpen LECO Jilid I dari Pekalongan).
  • Pengumuman pemenang akan diumumkan di situs resmi pada tanggal 16 Januari 2012 Peserta dilarang melakukan kolusi dengan tim dewan juri.
  • Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Ketentuan lain akan di tetapkan oleh pihak panitia LECO Jilid II sesuai dengan kebutuhan.
  • Informasi lebih lanjut kunjungi www.LECOjilid2.co.cc

Senin, 11 Juli 2011

Lomba Esai SSSG






Ayo teman-teman mahasiswa, tumpahkan ekspresi, kreasi, dan apresiasimu dalam lomba esai SSSG : Wajah Indonesia 100 Tahun Mendatang.


Bebas kok untuk memilih bidangnya apa saja yang kamu sukai , bisa politik olahraga, kesenian, budaya, dan lain- lain, jangan sampai ketinggalan yah,, seru loh,, langsung saja pada informasinya, check it : 
            Informasi Kegiatan
Acara lomba esai ini diselenggarakan oleh Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) dalam rangka memperingati tahun ke 2 SSSG dengan mengusung tema “Wajah Indonesia: 100 Tahun Mendatang”. Dengan diadakannya acara ini peserta diharap bisa memberikan sumbangan ide dan pemikirannya dalam mewujudkan cita-cita membangun kebangkitan Indonesia 100 tahun ke depan, kepada kebesaran, keagungan, kemuliaan dan kemegahan Indonesia, Towards the Grandeur of Indonesia 2109.
          Tujuan Kegiatan
1.   Memberikan sumbangan ide dan pemikirannya dalam mewujudkan cita-cita embangun kebangkitan Indonesia 100 tahun ke depan,
2.   Menumbuhan motivasi menulis di kalangan Mahasiswa
Sub Tema
Disesuaikan dengan bidang yang ditekuni/diminati.
           Sasaran Kegiatan
Mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia dan luar negeri
           Ketentuan Peserta dan Pendaftaran
1.   Peserta adalah Mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri
2.   Melampirkan Foto Copy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku
3.   Melampirkan foto dan biodata
4.   Mencantumkan nomor telepon dan alamat email
            Ketentuan Naskah
- Umum
1.   Essay harus asli karya peserta, bukan terjemahan atau mengambil ide dari karya orang lain.
2.   Peserta hanya diperbolehkan mengirim 1 karya terbaik, pilih salah satu sub tema di atas.
3.   Esai belum pernah dimuat di media massa (cetak atauelektronik), belum pernah menang pada lomba lain, dan tidak sedang diikutkan pada lomba lain pada rentang waktu diadakannya lomba ini.
- Khusus
1.  Panjang esai minimal 3 halaman dan maksimal 5 halaman, ditulis/diketik di kertas A4, font times new roman (12 pt), spasi 1,5.
2. Halaman akhir essay dilengkapi dengan data pribadi (nama lengkap, alamat, nama universitas dan jurusan, no HP/ kontak, email, dan no rekening -pribadi atau berwakil).
3.   Naskah bias  dikirim dalam bentuk soft copy atau hardcopy.
a.   Untuk naskah dalam bentuk soft copy (Word Document), dikirim melalui email lombaesaisssg2011@gmail.com
                 i.    Subject e-mail : Nama Penulis + Judul essay (mohon tidak mengirim naskah di badan e-mail).
b.   Untuk naskah dalam bentuk hardcopy, dikirim ke alamat:
                                         i.    Soegeng Sarjadi School of Government
                                        ii.    Wisma Kodel Lt. 11
                                      iii.    Jl. HR. Rasuna Said Kav. B-4 Jakarta
4.   Naskah diterima panitia paling lambat 18 Juli 2011, pukul 24:00
          Lain-Lain
1.   Pemenang lomba akan diumumkan melalui email masing-masing/ dihubungi  lewat telpon pada bulan Agustus 2011
2.   Karya pemenang akan menjadi hak milik panitia dan akan dipublikasikan dalam web portal berita: pedomannews.com
3.   Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
4. Pertanyaan dan informasi, silahkan e-mail ke: lombaesaisssg2011@gmail.com, atau (021) 5214508 atau 081331710177 (sms only)
Hadiah
1.   Tiga pemenang lomba akan mendapatkan
a.   Piagam Penghargaan
b.   Uang Tunai
                                         i.    Juara I :Rp. 2.000.000-,
                                        ii.    Juara II :Rp.1.500.000-,
                                      iii.    Juara III :Rp.1.000.000-,
2.   10 besar pemenang mendapatkan piagam dan souvenir
3.   Semua naskah pemenang akan dimuat di Jurnal Indonesia No. 2/Tahun II/18 Agustus 2011