Senin, 05 November 2012

amalan yaumiyah


QS. Al-muzzammil: 20 berisi amalan orang beriman adalah shalat, zakat, dan jihad sedangkan dalam QS. Al-furqan: 68 amalan yang dijelaskan adalah tidak berzina dan membunuh orang lain. Fungsi amalan dari dua surat di atas adalah keberkahan, rahmat, serta sebagai perisai. Banyak-banyaklah beramal salah satunya dengan memperbanyak ibadah yaumiyah.

Amalan harian perlu dilakukan untuk menjaga keimanan kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa kita tidak luput dari berbagai kesalahan dan khilaf. Walaupun kita tahu bahwa usaha yang dilakukan untuk tidak melakukan kesalahn cukup besar, namun kesalahn tersebut tidak dapat dihindari. Munculnya kesalahan tidak lain karena keimana kita sedang turun. Naik turunnya suatu keimanan seseorang tidak dapat dikendalikan atau ditahan. Oleh karena itu, yang perlu kita lakukan adalah senantiasa berdoa agar dapat dijaga keimanan agar tetap stabil. Allah yang Maha memahami hambanya, dengan sangat luar biasa telah membuat aturan yang apabila dilakukan dapat terus menjaga keimanan atau mengingatkan kita untuk menaikkan kembali iman yang sedang turun.

Amalan yaumiyah beragam kegiatannya. Ada beberapa aspek yang berhubungan dengan amal yaumiyah diantaranya aspek manusia dan lingkungan. Aspek manusia meliputi,
1.       Keyakinan: untuk meyakini dinul islam, dibutuhkan keterikatan pada Allah. Caranya dengan memperbanyak ibadah yaumiyah. Iman kita senantiasa naik turun, dengan ibadah harian akan senantiasa menjaga keimanan kita.
2.       Mental: dalam beberapa hal, fitrah manusia khususnya pada wanita adalah perasaan. Ibadah harian akan membuat mental kita stabil. Yusuf Mansur mengatakan bahwa di dunia ini hanya ada ujian dan azab, solusinya adalah dengan syukur dan sabar.
3.       Pemikiran: pemikiran yang jernih dan dalam keadaan tenang dapat diasah untuk menjadi seseorang yang tepat dalam upaya menyelesaikan. Oleh karena itu, perbanyaklah input sehingga kita bisa pandai menyelesaikan masalah tersebut.
4.       Jasmani: agar fisik tetap fit, kita harus menjaganya. Caranya dengan menjaga makan dan olah raga. Khususnya wanita, karena apa yang kita makan akan berpengaruh pada generasi anak dan cucu kita.
Selanjutnya, dari aspek lingkungan atau amalan yang konkrit diantaranya;
1.       Ekonomi: perbaharui niat karena usaha yang kita lakukan harus karena Allah.
2.       Hubungan antar sesama: jalin ukhuwah agar tercipta persaudaraan yang erat.
3.       Politik: peluang menjadi pemimpin merupakan kapasitas untuk mempengaruhi dan membangun lingkungan yang baik. Pemimpin merupakan orang yang berpengaruh sedangkan pimpinan hanya sebuah jabatan tinggi seseorang yang tidak dapat mempengaruhi apa-apa.

Aspek-aspek yang telah disebutkan di atas hendaknya harus dipahami secara menyeluruh. Mengapa? Karena kita butuh keimanan yang stabil untuk menggapai ridha-Nya. Manfaatkan sarana yang Allah berikan untuk meraih keberkahan dari rahmat dari Allah.

Tidak ada komentar: